Pengalaman Hidup di Inggris

Hidup di London, Inggris
Sering teman saya bertanya, “Gimana gir di London? Betah ga?”. Ya, selama punya uang yang cukup untuk hidup (dalam arti tidak perlu berlebihan), saya bisa bilang saya betah hidup di London Inggris. Begitu banyak kenyamanan yang saya rasakan selama hidup di London Inggris meskipun tidak sedikit pula saya mengalami hal yang kurang menyenangkan. Namun, jika hal yang menyenangkan dikurangi hal tidak menyenangkan, ya surplus hal yang menyenangkan.

Pada artikel ini, ingin membicarakan mengenai pengalaman dan pemahaman saya mengenai hidup di London Inggris. Biaya hidup di London Inggris tidak saya bahas disini karena pernah saya bahas pada artikel lain (silakan klik berikut untuk membaca artikelnya, Biaya hidup di London Inggris). Semoga bisa menjadi pembelajaran dan masukan buat siapa saja yang ingin hidup di London Inggris. (Hidup di London Inggris)

Iklim
Pertama kali saya menginjakkan kaki di London sekitar bulan September, saya 100% salah kostum. Dari Indonesia, saya sudah menggunakan long john, ditambahkan dengan kaos+kemeja+celana jeans dan jaket yang cukup tebal. Tiba di London, wah panasnya minta ampun. Suhunya hampir sama dengan di Jakarta. Saya pikir, meskipun lagi summer (musim panas), kota-kota di Eropa pasti tetap dingin. Ternyata saya salah total. Kalau lagi summer atau kena heatwave, suhu di London bisa mencapai 32 derajat Celcius. (Hidup di London Inggris)

Untuk yang sudah biasa pergi ke negara 4 musim, ya mungkin cuaca di London tidak terasa asing. Kalau lagiwinter (musim dingin), setahu saya London tidak sedingin kota-kota di belahan utara UK. London tidak cukup identik dengan salju. Hanya 2-4 tahun belakangan saja London bersalju cukup lama (1-2 minggu). Tahun 2011 kemarin, salju kembali menjauh dari London dengan hanya turun 1-2 hari saja. Jadi jangan selalu berharap ada White Christmas. Meskipun dinginnya menusuk tulang, konon tidak ada apa-apanya dibandingkan beberapa kota Eropa lainnya seperti di Jerman atau negara Skandinavia.  Begitu pula kalau lagi summer, konon tidak seterik di beberapa kota panas Eropa seperti Barcelona. (Hidup di London Inggris)

Selama saya hidup di London Inggris, cuacanya sangatlah ‘labil’. Ketika seharusnya sudah masuk musim dingin, jangan terkejut jika suatu hari ternyata suhunya masih di atas 27 derajat Celcius. Begitu pula sebaliknya ketika musim panas, jangan terkejut jika tiba-tiba suhunya bisa dibawah 10 derajat Celcius. Rutin melihat prakiraan cuaca di BBC weather (http://www.bbc.co.uk/weather/) bisa membantu anda mempersiapkan payung atau Sun body lotion, serta menghindari salah kostum. Buat yang memiliki alergi pada musim dingin, siaga selalu membawa obat-obatan pencegah atau penyembuh selama hidup di London Inggris.

Rumah
Mencari rumah atau akomodasi di London Inggris gampang-gampang susah. Anda bisa mengakses situs-situs pencari rumah yang handal seperti Zoopla, Find a Property, atau Primelocation untuk mencari daftar rumah yang disewakan.  Jika anda ingin menyewa satu rumah/unit dari website Zoopla, Find a property, atau sejenisnya; biasanya anda akan terhubung dengan agen. Saya tidak tahu secara pasti, akan tetapi perangkat hukum dan administrasi di UK sudah sangat mendetail menjamah aspek penyewaan rumah. Tidak seperti di Indonesia dimana saya bisa saja dengan gampang menyewakan rumah saya untuk orang lain, UK memiliki act (undang-undang) untuk urusan tenancy (penyewaan). Ada standar atau template untuk Tenancy Agreement (perjanjian sewa rumah). Ada pula tanggung jawab standar yang harus dipenuhi olehlandlord (pemilik rumah) dalam menyediakan rumahnya seperti gas safety check. Mungkin karena itulah diperlukan agen sebagai mediator antara landlord dan tenant. Tapi percayalah, tidak semua orang disini mematuhi peraturan yang berlaku.

Jika anda ingin lebih murah dengan hanya menyewa 1 kamar dan berbagi dapur/kamar mandi dengan penghuni lain, situs seperti spareroom atau easyroommate dapat menjadi referensi yang berguna. Pada umumnya, fasilitas shared house ini memungkinkan anda langsung berhubungan dengan si pemilik rumah. Alhasil, tidak ada jaminan anda akan mendapat perjanjian sewa-menyewa yang standar sesuai act. Meskipun begitu, anda dapat meminta lodger agreement sebagai bukti hitam di atas putih ya dengan konsekuensi memiliki standar hukum yang tidak selengkap jika menyewa 1 rumah/unit full. Ya, ada harga ada barang. Jika anda menggunakan agen, mungkin semuanya berjalan lebih smooth dan lebih aman namun anda harus membayar biaya agen. (Hidup di London Inggris)

Segala bentuk penyewaan kamar atau rumah di UK sudah ada payung hukumnya. Meskipun sudah ada payung hukumnya, tetap saja banyak kejadian yang tidak menyenangkan dari proses sewa-menyewa rumah ini seperti agen yang tidak bertanggung jawab, landlord yang tidak mengembalikan deposit, agen yang sangat ‘cerdas’ memanfaatkan kata per kata di kontrak sehingga anda tidak bisa menyanggah agen , dan lain sebagainya. Ya, harus berhati-hati dalam mencari agen dan tempat tinggal. Tidak semua agen dan pemilik rumah itu membantu dan menyenangkan. Bisa saja anda menggunakan solicitor (pengacara) jika suatu saat tersandung kasus, tapi pastinya akan menyedot waktu, fokus, dan uang anda. Anda harus pintar-pintar melihat review di internet, mengunjungi atau bertatap langsung dengan agen/pemilik rumah dan kemudian menggunakan instuisi, atau berbincang-bincang dengan calon tetangga untuk menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan selama hidup di London Inggris. (Hidup di London Inggris)

Transportasi
Sistem transportasi di London so pasti lebih baik daripada Jakarta. Sistem transportasi publik di London Inggris tertata sangat baik.  Adanya sinergi antar moda transportasi seperti bus, tube, train dibawah komando TfL (Transport for London) dan akses informasi yang mudah memberikan kenyamanan untuk setiap pengguna transportasi publik di London. Jika ingin mengetahui sekilas mengenai sistem transportasi, silakan mengklik artikel Transportasi di London

Hidup-di-London-02

 Jika anda student terdaftar di London atau UK, maka anda bisa menggunakan mobil pribadi selama 12 bulan pertama disini. Infonya bisa diklik di link berikut: driving in the UK. Saya sendiri selama hidup di London Inggris tidak pernah menggunakan kendaraan pribadi, padahal saya sudah menyiapkan international driving license dari Indonesia (jadinya ngabis-ngasibin duit aja buat tuh license). Tapi yang saya tahu, aturan menyetir disini tidak lah gampang. Begitu banyak garis di jalan dan traffic signage yang mengandung arti khusus, yang ada baiknya anda pahami sebelum membawa kendaraan pribadi disini. Biaya bahan bakar dan parkir pun konon tidak murah. Jadi, jika membawa kendaraan pribadi, ya persiapkan dana lebih banyak . (Hidup di London Inggris)

Kesehatan & Pendidikan
Sekitar beberapa bulan kemarin, saya sering berkunjung ke rumah sakit untuk keperluan tertentu. Karena saya terdaftar di sistem kesehatan disini (disebutnya NHS – National Health Service), maka biaya perawatannya gratis.  Saya tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun. Dari yang saya ketahui, biaya kesehatan disini memang mendapat alokasi  yang cukup besar dari pemerintah. Meskipun begitu, ada beberapa rumah sakit atau dokter private yang meminta bayaran jika anda melakukan kunjungan. Kenapa bisa ada dokter privatetatkala ada fasilitas gratis dari negara? Dari yang saya alami selama hidup di London Inggris, pelayanan kesehatan disini tidak cukup memuaskan jika dibandingkan dokter di Indonesia. (Hidup di London Inggris)

Setiap orang disini akan terdaftar pada dokter atau GP (General Practice) pada daerah masing-masing. Jika saya tinggal di daerah Ealing, maka saya harus mendaftarkan diri ke dokter untuk wilayah Ealing. Saya tidak bisa sembarangan berkunjung ke dokter/GP di daerah Wimbledon misalnya. Jika saya sakit demam hari ini, dan lalu membuat janji untuk bertemu dokter, kecil kemungkinan saya bisa bertemu pada hari yang sama. Terkadang, saya baru bisa bertemu dengan dokternya besok atau bahkan minggu depannya. Wah, bagaimana jika butuh emergency? Kita bisa pergi ke beberapa rumah sakit yang memang menyiapkan fasilitas gawat darurat atau Walk In Centre, yang kadang letaknya tidak dekat dari rumah kita (biayanya tetap gratis). Karena itulah dokter private hadir untuk memberikan servis yang cepat.

Untuk sistem pendidikan, saya tidak tahu pasti mengenai detailnya. Yang saya tahu, di UK, terdapat pilihan state school dan public (independent) school untuk jenjang pendidikan dasar ke menengah. State school konon gratis dan public school konon harus berbayar. Dari artikel yang pernah saya baca, sekitar 7-10% anak-anak di UK bersekolah di public school, dengan sisanya bersekolah ya di state school. Jadi jika anda membawa anak berusia dibawah 15 tahun, anda bisa menyekolahkannya di state school jika mau gratis, atau membawanya ke public school yang konon memiliki kualitas lebih baik. (Hidup di London Inggris)

Sektor Pendidikan dan sektor Kesehatan (Social Services) merupakan alokasi pengeluaran terbesar negara ini. Karena itulah banyak kemudahan finansial yang bisa dinikmati warganya untuk kedua urusan ini. Selama anda terdaftar resmi dan hidup di London Inggris, jangan takut untuk menikmati sistem pendidikan dan kesehatan yang gratis.

Keramahan dan Keamanan
Menurut opini saya, orang Indonesia itu lebih ramah dibandingkan dengan orang sini. Mungkin pernyataan saya terlalu general dan tidak bisa diakui keandalannya. Tapi ya selama saya hidup di London Inggris, saya tidak cukup sering menemui orang menebar senyum. Teman saya pernah ngetwit, “London Rule: Don’t smile at strangers”. Ada yang membantahnya dengan bilang, orang-orang yang tidak tersenyum itu sebenarnya bukanbrits (orang lokal) dan London sudah tidak identik dengan brits karena terlalu banyak imigran yang hidup di London Inggris. Mungkin ada benarnya, mungkin pula hanya sekedar pembenaran. Tapi ya selama saya disini, saya tidak menemukan keramahan yang lumrahya saya temui di Jakarta, Bandung, Bali, atau kota-kota destinasi wisata di Indonesia.  (Hidup di London Inggris)

Hidup-di-London-01

Untuk keamanan, menurut saya secara keseluruhan, London itu aman (terutama di siang hari). Ketika hari berganti menjadi malam, terkadang saya tidak merasakan kadar keamanan yang sama. Seringkali saya membaca berita ada pembunuhan atau perkelahian yang terjadi di malam hari. Dari hasil riset yang pernah saya baca, rata-rata kejahatan yang terjadi pada malam hari mayoritas disebabkan karena dalam kondisi mabuk. Seringkali jika saya pulang malam saya ketemu dengan orang mabuk yang ngomong dan gerakannya memang sudah ngelantur. Jika sudah begitu, ada baiknya menghindari daerah tersebut dan menggunakan taxi untuk pulang. (Hidup di London Inggris)

Jika anda ingin menyewa atau membeli rumah, tak ada salahnya untuk mengecek tingkat keamanan daerah tersebut di website http://www.police.uk/ dan http://maps.met.police.uk/. Disitu anda bisa melihat crime rate dan segala statistik yang berkaitan dengan itu. Tapi ingat, low crime doesn’t mean no crime! Jangan sampai karenacrime rate-nya rendah, anda jadi lupa untuk mempersiapkan diri terhadap security and safety selama hidup di London Inggris.

Hiburan
Soal hiburan, jangan takut! Anda tak pernah kehabisan hiburan selama hidup di London Inggris. Silakan menyimak website timeout london dan londonist untuk mengetahui events terkini dan terpanas. Begitu banyak tempat hiburan yang bisa anda kunjungi di London, mulai dari yang gratis sampai yang ratusan pound. (Hidup di London Inggris)

Sumber: http://www.girinarasoma.com/hidup-di-london-inggris/

Related Posts